Bentor Ancam Bus Sekolah

KOTAMOBAGU — Seorang sopir bus angkutan sekolah di Kota Kotamobagu terlihat kalut. Belum jauh berjalan, mendadak sejumlah tukang becak motor (bentor) yang beroperasi di pusat Kota Kotamobagu, menghadang bus sekolah Jumat kemarin. Sempat terdengar nada marah-marah dari para sopir bentor.
‘’Kasian sang sopir ketakutan dihadang di tengah jalan,’’tandas seorang warga kemarin.
Penghadangan bus yang baru saja dioperasikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu, dinilai tidak wajar. Menurut Kadishub Ahmad Yani Damopolii, bus sebanyak 2 unit itu untuk membantu para siswa agar tidak terlambat. “Ini kan turut membantu penghematan keluarga, terutama keluarga miskin. Karena, bus ini sifatnya gratis,” ujarnya.
“Operasi bus, tidak sepanjang hari. Hanya pada pagi hari pukul 06.00-08.00 Wita dan siang hari pukul 12-14.00 Wita. Jadi, hanya mengantar dan menjemput saja,” jelasnya, sembari menginformasikan, di Gorontalo saja sebagai pusat bentor, tidak menolak pengoperasian bus sebanyak 9 uniy. “Masa di Kotamobagu hanya 2 unit saja di tolak,” tambahnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolmong Ali Kobandaha menyatakan, seharusnya para tukang bentor mensuport pemerintah. Karena turut membantu ekonomi keluarga menengah ke bawah. “Dengan adanya bus, orang tua sebenarnya bisa menghemat Rp6.000 setiap harinya,” katanya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bolmong AKBP Gatot Tri Suryanta menegaskan, pihaknya akan memberikan bantuan pengawalan beroperasinya bus sekolah. “Kami akan berikan pengawalan,” tandasnya. (fir)

Sumber: Harian Manado Post, 17 Juli 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: