NIP 161 CPNS Diterbitkan

Sisanya Dibujuk jadi PTT

KOTAMOBAGU — Setelah terombang-ambing dengan ketidakpastian, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat
akhirnya menetapkan nasib 355 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rekrutmen 2009. Keputusan itu dinyatakan langsung Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Meneg PAN-RB) EE Mangindaan saat bersua dengan para CPNS pekan lalu. Dari 355 CPNS, Lape hanya menginstruksikan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk menerbitkan SK dan Nomor Induk Pegawai (NIP) 161 CPNS. Sisanya 194 CPNS  tidak mendapat NIP. Namun para CPNS yang tidak lulus murni dibujuk sebagai pegawai tidak tetap (PTT).  “194 CPNS yang tidak lulus murni, tidak bisa diterbitkan NIP-nya. Hanya saja, mereka diangkat sebagai PTT,” ujar Mangindaan.
Mangindaan menambahkan, pengambilan keputusan itu, sudah berdasarkan hasil verifikasi BKN sebanyak dua kali Ke-161 CPNS yang nantinya diumumkan, akan diberikan SK oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat dan harus segera mengikuti Pra Jabatan (Prajab). “SK hanya diberikan kepada mereka yang lulus murni,” ulang mantan Ketua Komisi II.
Para PTT tetap akan diberikan gaji setara dengan gaji PNS. Kemudian, mereka (PTT) saat pengangkatan CPNS 2010 nanti, akan diprioritaskan untuk diangkat menjadi PNS,” jelasnya.
Namun keputusan Meneg PAN-RB ini, mendapatkan respon yang beragam dari para CPNS. Ada sejumlah CPNS menilai baik keputusan itu. Tapi banyak yang tidak setuju. “Dari pada tidak jelas mendingan keputusan itu diambil. Walau, kami tetap berharap agar seluruhnya diberikan NIP secara bersamaan,” kata sejumlah CPNS.
Kemudian, ada juga sejumlah CPNS yang menolak keputusan itu. Alasannya, atas persoalan itu, mereka menganggap tidak diposisi yang salah. “Kalau memang kami salah, kenapa wali kota dengan keputusannya, mengumumkan nama kami sebagai peserta yang lulus ujian CPNS,” keluh mereka.
Tidak hanya itu, sebagian besar peserta tes CPNS yang gagal menilai, Meneg PAN-RB tidak konsisten. Bahkan, mereka menyayangkan, keputusan yang diambil diletakkan diatas dasar kompromi, bukan dasar aturan dan mekanisme yang selama ini berlaku. “Keputusan itu tetap tidak adil. Apalagi nantinya, dalam rekrutmen CPNS berikut, sudah diberikan porsi istimewa,” tandas sejumlah peserta CPNS yang gagal seleksi. “Kalau begitu, tidak usah dilakukan rekrutmen CPNS lagi untuk tahun ini. Pasalnya, 194 orang istimewa ditambah dengan honor, berarti sudah cukup,” tambah mereka, kecewa. (fir)

Sumber: Harian Manado Post, 05 Juli 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: