Dekot KK ”Menyerah” Soal CPNS?

Mokolanut: Pihak pemkot terkesan menutup diri

Kotamobagu—Polemik terhambatnya pengeluaran NIP CPNS hasil seleksi tahun 2009 lalu, rupanya makin pelik. Pasalnya, kesepakatan antara legislatif dan eksekutif di Kotamobagu untuk terus memperjuangkan hal tersebut agar segera dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN), rupanya tidak menuai hasil. Bahkan, Dewan Kota (Dekot) Kotambagu, hingga saat ini terkesan telah menyerah dan tidak mau tahu dengan persoalan NIP CPNS tersebut.
Ketua Komisi I Dekot Kotamobagu Yusran Debby Mokolanut Sag Msi, Selasa (25/5) kemarin, mengatakan, pihaknya telah mencoba beberapa kali mengkoordinasikan hal tersebut dengan Pemkot Kotamobagu, lewat pemanggilan terhadap beberapa istansi yang dianggap berkompeten dalam pengurusan NIP tersebut. Namun sayang, menurut Mokolanut, pihak Pemkot dalam hal tersebut terkesan menutup diri.
“Kordinasi yang kami lakukan selama ini tidak membuahkan hasil. Bahkan Pemkot terkesan arogan dan menutup diri, seraya menyatakan, hal tersebut masih dapat ditanggulangi sendiri oleh mereka, padahal kami merupakan mitra kerja dalam hal pelayanan terhadap masyarakat. Makanya, mulai saat ini persoalan CPNS adalah tanggung jawab penuh dari Pemkot Kotamobagu,” tegas Mokolanut dengan nada geram.
Menyinggung persoalan sikap Dekot Kotamobagu untuk dapat membentuk panitia khusus (pensus) untuk menyelidiki dugaan kecurangan pada seleksi tahun lalu, seandainya NIP CPNS tersebut tidak juga dapat dikeluarkan hingga akhir bulan ini, dimana hal tersebut terkait dengan pernyataan Pemkot Kotamobagu beberapa waktu lalu, yang menyatakan deadline pengeluaran NIP tersebut sampai pada akhir bulan ini. Mokolanbut justru mengelak, seraya menyatakan, dirinya tidak ingin masuk dalam urusan internal tersebut. dimana hal ini telah disepakati bersama oleh komisinya.
“Saya tidak mau tahu lagi persoalan NIP itu, kalaupun memang tidak akan dikeluarkan, maka itu merupakan tanggung jawab Pemkot Kotamobagu, dan bukan tanggung jawab kami selaku legislator. Lagipula, Pemkot Kotamobagu seharusnya dapat transparan persoalan proses NIP tersebut, kalau begini terus maka masyarakat nanti yang akan dibingungkan,” tutur Dosen Universitas Dumoga Kotamobagu tersebut.
Sementara itu, Walikota Kotamobagu Drs Hi Djelantik Mokodompit, saat dimintai konfirmasinya di sela-sela pelaksanaan pertemuan Apeksi menyatakan, sejauh ini pihaknya masih tetap berusaha untuk terus melakukan lobi ke BKN agar mempercepat NIP CPNS tersebut. “Kami masih terus berusaha, dan dapat dipastikan NIP tersebut tetap akan keluar,” ujar Mokodompit.
Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKID) Propisnsi Sulut Jefry Korengkeng, yang saat itu turut menghadiri pembukaan Apeksi bersama Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang menyatakan, pihaknya hingga saat ini belum menerima surat resmi dari BKN propinsi terkait dengan proses pengeluaran NIP CPNS tersebut.
“Kalau memang sudah ada, pasti akan segera kami proses, sebab hal ini menyangkut kepentingan orang banyak,” tutup Korengkeng.(jeem/rr)

Sumber: Swarakita-Manado, 26 Mei 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: