Marlina Moha-Siahaan Paling Pantas Wakili Rakyat Bolmong Bersatu

Kotamobagu, KOMENTAR
PESTA politik lima tahunan rakyat Sulawesi Utara, pemilihan gubernur-wakil gubernur semakin dekat. Seiring dengan itu, aroma pertarungan para kandidat pun kian terasa kencang. Tak terkecuali di daratan Bolmong bersatu, sejumlah kandidat gubernur dan wakil gubernur mulai saling tebar pesona demi meraih simpati masyarakat yang disebut-sebut setengah dari total jumlah pemilih seSulut.
Terlebih untuk kursi calon wakil gubernur (cawagub), setidaknya saat ini sudah ada empat figur yang menyatakan diri siap maju bertarung. Masing-masing, Drs Hi Halil Domu, Hamdi Paputu-ngan SH, Ir Ta-tong Bara, serta Dra Hj Marlina Moha-Siahaan.
Namun, nama yang disebut terakhir, paling kencang didorong dan diinginkan oleh sebagian masyarakat dari Bumi Totabuan untuk menjadi Wagub Sulut 2010-2015 nanti. Apa pasal? Bunda, sapaan akrab buat Ketua DPD Partai Golkar Bolmong yang juga telah dipercaya menjadi Bupati Bolmong selama dua periode ini, dinilai telah berbuat banyak demi kepentingan masyarakat.
“Lihat saja, di tangan Bunda, Bolmong yang dulunya hanya satu kabupaten kini sudah menjadi lima wilayah otonom. Dengan bertambahnya wilayah pemerintahan, otomatis bertambah pula putra-putri Bolmong bersatu yang menduduki sejumlah jabatan strategis di pemerintahan,” kata Ketua LPKEL (Lembaga Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif) Reformasi, Efendy Abdul Kadir kepada Komentar, Kamis (06/05) kemarin.
Di samping itu, lanjut dia, jika selama ini kursi di DPRD Bolmong hanya berjumlah 40, namun berkat keikhlasan Bunda memekarkan wilayah maka kini rakyat Bolmong Utara sudah punya 25 legislator sendiri. Kemudian, Kota Kotamobagu (25 anggota DPRD), Kabupaten Bolmong Timur (20), Bolmong Selatan (20), serta Bolmong induk masih menyisakan 30 kursi.
“Itu berarti, politisi yang mendapat kesempatan menyuarakan aspirasi rakyat bertambah 300 persen, sebab dari sebelumnya hanya 40 orang maka kini keseluruhan Dewan se-Bolmong bersatu berjumlah 120 orang. Belum lagi wakil rakyat dari Bolmong bersatu ke DPRD propinsi, juga hampir merata setiap daerah tingkat II punya wakil di sana,” papar Ending, sapaan akrab aktivis bertubuh gempal ini.
Karena itu, ia menegaskan bahwa kader Bolmong bersatu yang paling potensial serta mampu memajukan daerah ini, sekaligus sudah teruji dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat rakyat, barulah MMS –akronim yang kini lazim dikumandangkan untuk menyingkat nama Marlina Moha-Siahaan. “Kepemimpinannya di Bolmong betul-betul sudah teruji,” ujar Ending.
Bagaimana kesiapan Bunda sendiri? Menurut Sekretaris PG Bolmong, Widi Mokoginta SE yang dihubungi terpisah, kesiapan Bunda sudah total. “Dua ujian berat yang beliau alami baru-baru ini, makin mendorong beliau untuk maju dalam Pilgub Sulut,” sebutnya.
Ujian yang dimaksud Mokoginta itu, yaitu meninggalnya suami tercinta Bunda, Hi Syamsudin Kudji Moha SE dan tak lama berselang ibunda tercinta Bunda. “Karena itu, kami di tingkat pengurus partai tentu akan bekerja semaksimal mungkin untuk terus menggalang kekuatan di seluruh lapisan masyarakat, guna mengantar Bunda ke kursi Wakil Gubernur Sulut,” pungkasnya.(cop)

Sumber: Harian Komentar, 07 Mei 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: