TERANCAM DIANULIR (CPNS Kota Kotamobagu)

-Oknum CPNS Siap Beber Kecurangan
-Bara: Harus Dibuktikan, Jangan Coreng Muka Pemkot
POSKO, KOTAMOBAGU— Persoalan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu rekrutmen 2009 kian pelik saja. Tak kunjung mendapat kepastian, bahkan dikabarkan bakal dianulir, beberapa diantaranya terpaksa siap buka-bukaan di publik soal proses rekrutmen yang diduga sarat kecurangan.

Lebih dari itu, ada yang siap membeberkan bagaimana ia harus membayar melalui calo agar bisa dinyatakan lulus tes saat pengumuman.
Melibatkan orang dalam yang berjaringan, sang oknum tersebut tidak punya pilihan lain, karena memang sudah pasrah dengan nasib dan harapan bekerja sebagai PNS pupus sudah.
Hal ini menyusul beredar informasi, lebih dari 50 persen CPNS yang direkrut Pemerintah Kota Kotamobagu (Pemkot KK), terpaksa harus dianulir karena terbukti curang dan berhasil lulus tes dengan cara yang tidak murni, alias membayar.
Pemkot KK terkait informasi tersebut pun langsung membantah dengan tegas. Bahkan menantang untuk bisa membuktikan, dan tidak sekadar menebar isu yang hanya bisa mencoreng nama baik Pemkot, Wali kota, dan Wakil Wali kota yang selama ini berusaha untuk menuntaskan proses NIP di pusat.
Melalui Kepala Bagian Humas, Pemkot menyatakan telah melakukan rekrutmen sesuai dengan prosedur. ‘’Sejauh tidak bisa dibuktikan, tentu hal itu tidaklah benar. Kami sudah melakukan rekrutmen dengan cara-cara yang sesuai petunjuk dan prosedur yang berlaku,” kata Bara.
Sementara itu mengenai proses NIP dan SK CPNS, Bara menegaskan hingga saat ini masih terus diperjuangkan melalui Badan Kepegawaian dan DIklat Daerah. ‘’Mudah-mudahan doa para CPNS bisa terkabul, dan mereka bisa segera kantongi NIP dan SK, dan bisa bekerja sesuai harapan,” kata bara.(708)

Sumber: Harian Posko Manado, 04 Mei 2010

2 Tanggapan

  1. sebagai saran buat daerah tercintaku . . .

    mungkin memang sudah saatnya daerah ini melakukan perubahan, bukan hanya berangan – angan untuk maju sedangkan langkah terhenti pada perencanaan.

    dalam masalah CPNS ini. mungkin memang membutuhkan perubahan, untuk memurnikan semuanya. saran saya, seperti yang disarankan oleh seorang anggota DPR RI pada salah seorang kapolda, ia menyarankan untuk melakukan pengumuman kelulusan calon polisi 15 menit setelah tes dilakukan. memang itu terlalu cepat, untuk ukuran tes CPNS, mungkin 1 jam setelah tes bisa, karna pemeriksaanya kan pake komputer, selain itu pemeriksaan dilakukan secara terbuka di mata masyarakat, insya ALLAH takkan ada kebiohongan di antara kita . . .
    ya kan ???

    karna apa gunanya sebuah sistem yang di bangun tanpa kejujuran ? saya sebenarnya prihatin dengan daerahku ini, tapi apa daya, saya hanya seorang warga biasa yang mencoba mengkritik daerahnya dengan saran yang menurut saya apa salahnya dilaksanakan. daerah ini terlalu sorotan, dari luar, apa lagi tentang KKNnya yang makin menjadi – jadi.

  2. saya doakan ”cpns” yg lulus dengan nyogok tidak lulus, rasain buat yang ngaku nyogok,biar tau rasa. Pengen lulus dengan cara yg tidak benar, saya acungin jempol buat ibu tatong bara dan men PAN, hore…hore…. Kebusukan pasti tercium,, pa polisi tindak pns yg menjadi calo,jgn diberi ampun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: