CPNS KK Mulai Berkicau

Satu Kursi Dibanderol 40 Juta

KOTAMOBAGU — Pesan dari rekomendasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Letjen (purn) EE Mangindaan telah meresahkan sebagian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu. Mereka yang merasa cemas membenarkan ada yang tidak beres dalam rekrutmen CPNS akhir lalu.
Salah satu CPNS yang enggan namanya dikorankan mengaku ada oknum yang menawarkan satu kursi CPNS dengan banderol puluhan juta. Istilah yang digunakan harga pensil 2B. “Saya siap buka-bukaan soal praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang terjadi dalam rekrutmen CPNS. Tapi akan saya lakukan kalau nantinya kami dianulir,” ujar seorang pria di salah satu kelurahan di Kecamatan Kotamobagu Utara.
Kepada Koran ini, dia mengaku membayar harga pensil 2B senilai Rp40 juta. Pensil 2B itu, bukan pensil sembarangan, tetapi pensil yang bisa langsung menjadi CPNS. Ada dua jenis pensil 2B, yang satu harganya Rp40 juta dan satunya lagi seharga Rp25 juta. Harga itu disesuaikan dengan klasifikasi pendidikan seorang pelamar. “Kalau Rp40 juta, itu untuk yang sarjana. Dan, harga Rp25 juta itu untuk yang SMK,” beber sumber.
Dia mengaku menyimpan bukti kuitansi bakublante dengan si calo. Namun, saat diminta memperlihatkan, ia mengatakan belum saatnya. “Saat ini saya masih takut,” singkatnya.
Ketika dimintai informasi terkait seberapa banyak pelamar CPNS Kotamobagu yang membeli pensil 2B seharga jutaan rupiah itu, sumber mengatakan, banyak. “Banyak, bukan hanya saya. Dan kalau benar nantinya kami akan dianulir sebagai CPNS, maka kami akan membongkar semuanya,” tegas sumber. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotamobagu Idris Manoppo dengan tenang membantah ada praktik membayar atau jatah-jatahan dalam rekrutmen CPNS Kotamobagu 2009 lalu. “Tidak ada. Saya ini sudah lama di BKD, mana mungkin saya akan mengambil resiko seperti itu,” jawabnya.
Idris juga membantah, informasi sudah keluar surat dari Menpan-RB yang menganulir 65 persen CPNS. Yang benar, pada 18 Februari ada pertemuan antara Menpan-RB, BKN, dan BKD. Hasil dari pertemuan itu, Menpan-RB mengembalikan penyelesaian CPNS Kotamobagu ke Pemkot. “Jadi Menpan-RB memberikan kewenangan kepada Pemkot untuk menyelesaikan persoalan CPNS,” jelasnya.
Meski demikian, Idris belum bisa memberikan jaminan, kapan persoalan CPNS Kotamobagu ini akan tuntas. “Saya belum bisa memberikan jaminan kapan akan selesai. Tapi, saya bisa memberikan jaminan tidak ada yang akan dianulir dan semua CPNS yang dinyatakan lolos, akan menerima NIP selanjutnya bekerja,” tandasnya. (fir/ham)

Sumber: Manado Post, 04 Mei 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: