Honda Siluman Meningkat

Diduga Pimpinan SKPD Terlibat

BOLMONG — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bolmong terkejut dengan data honorer daerah (Honda) yang masuk di database BKD Bolmong. Data honda siluman ini meningkat seiring dengan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Demikian pula di Bolaang Mongondow (Bolmong). Dikabarkan, saat ini sudah ada ratusan honda yang berkeliaran. Bahkan, keberanian mereka (Honda) sudah sampai mengurusi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs Mitran Tuna, ada banyak honor dadakan yang bermunculan.

Ia juga turut membenarkan kalau jumlahnya sudah ratusan dan tersebar di hampir seluruh satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di Bolmong. “Itu benar, saya sempat berkoordinasi dengan kepolisian, ternyata benar, banyak pengurus SKCK yang mengaku sebagai tenaga honorer,” ujarnya.
Meski demikian, kata Mitran, BKD akan memproteksi. Karena sebagaimana PP 48/2005 juncto PP 43/2007, tenaga Honda yang akan diusulkan terbatas pada honorer yang sudah terdata dalam database 2005 sebanyak 111 honorer. “Saya hanya kasihan pada mereka (honorer) yang saat ini kecewa, karena aturannya sudah jelas,” jelasnya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan mafia tenaga honor di Bolmong? Mitran mengatakan kemungkinan itu bisa saja ada. Bahkan dirinya pernah mendapat pengeluhan dari seorang warga yang pernah dimintai sejumlah uang untuk menjadi tenaga honor. “Cuma, itu bukan kewenangan saya untuk bicara. Karena pengangkatan honor semuanya ditangan para kepala SKPD,” katanya.

Mitran juga menginformasikan, benar ada perekrutan honorer tahap kedua, tetapi belum ada peraturannya Kalaupun PP baru itu akan terbit, empat syarat utama yang harus dipenuhi Honda adalah diangkat oleh pejabat yang berwenang, usia pengabdian sebagai Honda sudah 1 tahun pada 31 Desember 2005, (gaji) dibiayai oleh APBD/APBN, dan bekerja terus menerus tanpa putus. “Satu saja yang tidak terpenuhi, belum akan diakomodir. Ini untuk menghindari honor dadakan,” terangnya. (fir/ham)

Sumber: Manado Post, 9 Maret 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: