Terkait Usaha Menghalalkan Segala Cara

LSM Minta Caleg Jangan Bapaksa

BOLMONG (14/4/2009): Usaha pembusukan nama caleg yang mendapatkan suara terbanyak, yang terjadi di wilayah Bolaang Mongondow bersatu, yang dilakukan oleh tim sukses salah satu partai yang kalah, rupanya membuat sejumlah LSM di wilayah Bolmong angkat bicara juga.

Ketua LSM Swara Madani Salin Lanjar kepada Koran ini, dengan tegas dan sedikit menyindir, menyebutkan jika para Caleg yang sudah jelas kalah dalam perolehan suara mereka, untuk tidak Bapaksa memperoleh suara, dengan menghalalkan segala cara, termasuk menyebar isu-isu mengenai adanya penggelembungan suara di Bolmong.
Menurut Lanjar, seharusnya para Caleg tersebut mengakui kehebatan dari caleg-caleg yang notabene adalah orang Bolmong asli, karena sudah jelas jika mereka tidak mempunyai basis suara yang jelas di wilayah Bolmong bersatu.
“Jangan kwa mo bapaksa. Kalau memang sudah tau kalah, jangan menghalalkan segala cara dengan menyebar isu yang tidak sedap di Bolmong. Bolmong sudah aman, jangan para Caleg yang bukan asli Bolmong justru ingin memecah persatuan yang tercipta di masyarakat Bolmong,” tegas Lanjar menyindir usaha yang dilakukan oleh para Caleg yang mulai menyebutkan adanya pelanggaran yang terjadi di Bolmong.
Hal senada juga disampaikan Ketua LPKEL Reformasi Effendi Abdul Kadir, yang menyebutkan jika masyarakat Bolmong sudah tidak mau lagi ditipu oleh orang-orang luar, yang hanya menginginkan terjadinya perpecahan antara masyarakat Bolmong, dan kemudian justru membuat masyarakat Bolmong yang menjadi sengsara.
Oleh karena itu, Effendi mengajak semua masyarakat Bolmong untuk mengawal perolehan suara Caleg asal Bolmong yang sudah jelas angka yang didapatkan sangat signifikan, untuk tidak lagi dipermainkan, karena berkaca pada pemilihan 2004 lalu.
“Kita sudah cukup sabar dengan kasus pada 2004 lalu, dimana masyarakat Bolmong, harus memendam kekecewaan karena adanya permainan curang yang dilakukan oleh calon lainnya. Masyarakat sudah akan mengawal hasil putra dan putri Bolmong yang sudah signifikan saat ini,” tegas Effendi sembari menyebutkan jika seharusnya mereka sadar diri, jangan maling teriak maling.(722)

Sumber:  poskomanado.com, 15 April 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: