30 Ribu Warga KK Tak Ber-KTP

PEMKOT Kotamobagu harus pro aktif turun ke desa/kelurahan. Ini menyusul sekitar 30 ribu warga KK belum mengurus KTP Nasional, dari 70 ribu lebih yang wajib. Menurut warga, mereka malas mengurus KTP karena selain dibebani biaya, juga tidak ada foto untuk pengenal di KTP Nasional. Fenomena ini disiasati Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan langsung turun ke desa dan kelurahan. Menurut Kadisdukcapil Kotamobagu Dra Djumiati Makalalag, instansinya sudah menyiapkan sisa blangko KTP lebih dari 30 ribu lembar. “Butuh kesadaran semua masyarakat, karena masih ada 50 persen yang belum urus KTP,’’ kata Djumiati, kemarin.
Dia mengaku, menumpuknya warga yang belum urus KTP ini telah mempengaruhi pemasukan PAD. Katanya, pihak Disdukcapil telah turun ke 4 kelurahan masing-masing Motoboi Kecil, Mongondow, Pobundayan, dan Poyowa Kecil. “Pelayanan dari rumah ke rumah masih terus dilakukan selama Maret, dan usai pemilu jalan lagi,’’ kata Djumiati.
Personil Dekot Kotamobagu Abdul Rivai Mokodompit sangat mendukung langkah Didukcapil KK. ‘’Kalau tidak mau PAD terperosok harus jemput bola,’’ kata Rivai, kemarin. (ald)

Sumber: Manado Post, 6 Maret 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: