Tarif Angkot

Bolmong–-Meskipun Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Bolmong gtelah menyampaikan untuk segera memberlakukan penujrunan tarif angkutan umum, menyusul telah turunnya harga BBM, namun kalangan sopir dan pengusaha terkesan enggan menerapkannya.
Dari perbincangan dengan sejumlah sopir angkutan di Bolmong, mereka beralasan bahwa penurunan tarif angkutan tak pantas lagi dilakukan, karena tidak diiringi dengan penurunan harga kebutuhan pokok maupun onderdil kendaraan. “Bagaimana torang mo kase turun tarif, sementara biaya hidup termasuk harga bahan pokok serta onderdil kendaraan tidak turun. Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan lagi penurunan tarif itu,” kata Jamal, seorang sopir angkutan trayek Doloduo-Kotamobagu.
Sikap yang sama juga disampaikan ditujukan oleh Organda Kota Kotamobagu. Sekretaris Dolfie Paath, mendesak Pemkot Kotamobagu untuk tidak menerapkan tarif baru yang telah ditetapkan. Lantaran dalam pembahasan, tidak melibatkan kalangan sopir dan pengusaha angkutan umum yang tergabung dalam Organda Kotamobagu.
“Saya telah berkoordinasi dengan Ketua Organda KK Syamsu Makalalag. Dan kami sepakat untuk mendesak pemerintah KK agar tidak menerapkan penurunan tarif,” kata Dolfie.
Diektahui, Pemkab Bolmong pekan lalu lewat Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Bolmong Drs Hamri Binol, mengatakan pihaknya telah menyusun penurunan tarif angkutan yang abru, dan kemungkinan akan diterapkan Maret bulan depan, setelah ditandatangani oleh Bupati Bolmong.(esbe)

Sumber: swarakita-manado.com, 25 Pebruari 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: