SKB-Gate Perlu Ditelusuri

Inspektorat Belum Terima Pelimpahan dari Dewan

Bolmong—Ini patut ditelusuri. Pasalnya, Hearing Komisi 4 Dekab Bolmong Rabu pekan lalu telah memutuskan bahwa SKB-gate alias kasus dugaan penyelewengan anggaran di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Diknas Bolmong sebesar Rp 785 juta yang terjadi 2007 silam, telah dilimpahkan ke Badan Inspektorat Pemkab Bolmong. Namun sudah sepekan berlalu, Badan Inspektorat belum kunjung menyentuh persoalan rawan yang boleh jadia kan ditangani oleh aparat penegak hukum.
Belakangan baru diketahui, berdasarkan penuturan Kepala Badan Inspektorat Bolmong Drs Djafar Paputungan dalam perbincangan dengan Swara Kita Selasa (24/02) kemarin, mengatakan ternyata mereka belum menerima belum mene-rima surat rekomendasi tentang pelimpahan wewenang penyidikan terhadap SKB-gate, baik itu dari dewan maupun dari Bupati Bolmong.
“Belum, sampai sekarang kami belum menerima surat pelimpahan dari dewan. Memang biasanya itu dikirim dewan kepada Bupati Bolmong. Lalu Bupati mendelegasikan Badan Inspektorat untuk menanganinya,” kata Paputungan. “Karena belum ada suratnya, tentu kami belum bisa menanganinya. Sejauh ini, saya baru mengetahui persoalan SKB ini lewat pemberitaan media massa,” imbuhnya lagi.
Bagaimana kalau sudah dilimpahkan? Paputungan menjelas-kan, selaku instansi yang berwenang melaksanakan pemeriksaan, pihaknya akan berusaha untuk menuntaskan persoalan ini di tingkat pemerintahan.
Dia juga menegaskan, tidak akan mentolerir apabila dalam pemeriksaan nanti terjadi kejanggalan seperti anggaran yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Jelas kami akan bekerja secara profesional. Di satu sisi, kami berharap masalah ini dapat diselesaikan di tingkatan Inspektorat saja,” ungkapnya lagi.
Salah seorang anggota Ko-misi IV Dekab Bolmong Aljufri Kobandaha tampak begitu ter-kejut mendengar SKB-gate belum kunjung ditangani Badan Inspektorat. Padahal tak kurang dari dia dan rekannya Drs Syamsudin Akub telah berulang kali menyatakan bahwa masalah itu sudah dilimpahkan ke Pemkab Bolmong untuk ditangani Badan Inspektorat.
“Saya akan mengecek lagi kepada Pimpinan dewan, apalah surat pelimpahan sudah dikirimkan ke Pemkab Bolmong. Sebab, bila sampai 14 hari masa-lahnya tidak diselesaikan oleh Badan Inspektorat Pemkan Bolmong, maka kasus ini berpeluang ditangani oleh institusi hukum,” katanya. Di satu sisi, bocoran yang diperoleh Swara Kita menyebutkan, bahwa aparat kepolisian juga kini sedang mengumpulkan data terkait SKB-gate dimaksud. Namun Kapolres Bolmong AKBP Set Lumowa SIK, masih enggan mengomentarinya saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut.(esbe)

Sumber: swarakita-manado.com, 25 Pebruari 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: